Mengenal Dasar Perhitungan pada Bilik Hitung Improved Neubauer Hemocytometer

Berbagi
Print
×Info! Artikel ini sudah diperbaharui pada tanggal 25 November 2020.
Haemositometer ditemukan oleh Louis Charles Malassez. Ruang hitung/Bilik Hitung awalnya ditemukan oleh Crammer pada tahun 1885 dan kemudian dimodifikasi oleh Neubauer dan sekarang kita kenal dengan Bilik hitung Improved Neubauer. Bilik hitung Improved Neubauer merupakah salah satu instrumentasi dalam paket set Hemocytometer selain bilik hitung juga terdapat pipet thoma/pasture, yang memiliki tanda pengencer didalam bohlamnya warna merah untuk sel darah merah atau sel eritrosit dan warna putih untuk sel darah putih atau leukosit. Dalam pemkaianya Haemositometer menggunakan rumus dasar untuk menghitung sel dalam bilik hitung Improved Neubauer. Maka dari itu kita harus tahu dasar ukuran dari kotak/persegi yang terdpat pada bilik hitung.

Bilik hitung Improved Neubauer memiliki luas 9 mm2 dan dibagi menjadi 9 "bidang besar" yang luasnya masing-masing 1 mm2. Kemudian dalam 1 bidang besar dibagi menjadi 16 "bidang sedang" yang luasnya masing-masing 1/4 x 1/4 mm2 atau dalam bentuk desimalnya 0,25 x 0,25 mm2. Sedangkan bidang besar yang letaknya ditengah dibagi menjadi 25 bidang dan dibagi lagi menjadi 16 "bidang kecil" jadi mempunyai jumlah keseluruhannya 25 x 16 = 400 buah dan masing-masing luas bidang sedang pada kotak tengah 1/25 x 1/25 mmmm2 atau dalam desimal panjang 0,20 mm x lebar 0,20 mm, sedangkan bidang kecilnya memiliki luas 1/20 x 1/20 mm2 yang berjumlah 400 kotak. Kemudian tinggi anatara permukaan yang bergaris dan kaca penutup yang terpasang adalah 1/10 mm atau desimalnya 0,1 mm.

Maka luas tiap-tiap bidang menjadi:

Bidang Volume
1 bidang kecil tengah 0,05 x 0,05 x 0,1= 0,00025 mm3
1 bidang sedang tengah 0,2 x 0,2 x 0,1= 0,004 mm3
1 bidang sedang pojok 0,25 x 0,25 x 0,1= 0,00625 mm3
1 bidang besar 1 x 1 x 0,1= 0,1 mm3

Sedangkan volume tiap-tiap bidang menjadi :

Bidang Volume
1 bidang kecil tengah 1/20 x 1/20 x 1/10 = 1/4000 mm3
1 bidang sedang tengah 1/5 x 1/5 x 1/10 = 1/250 mm3
1 bidang sedang pojok 1/4 x 1/4 x 1/10 = 1/160 mm3
1 bidang besar 1 x 1 x 1/10 = 1/10 mm3
Seluruh bidang yang dibagi 3 x 3 x 1/10 = 9/10 mm3

Ringkasan dalam satu tabel :

KotakPanjang / LebarLuasVolume (mm3)Volume (mL)Jumlah Kotakper
Kamar Hitung3 mm9 mm20.9 mm30.0009 mL2per Haemositometer
Kotak Besar1 mm1 mm20.1 mm30.0001 mL9per Kamar Hitung
Kotak Leukosit1 mm1 mm20.1 mm30.0001 mL4per Kamar Hitung
Kotak Sedang0.25 mm0.0625 mm20.00625 mm30.00000625 mL16per Kotak Leukosit
Kotak Besar Tengah1 mm1 mm20.1 mm30.0001 mL1per Kamar Hitung
Kotak Sedang0.2 mm0.04 mm20.004 mm30.000004 mL25per Kotak Besar Tengah
Kotak Kecil0.05 mm0.0025 mm20.00025 mm30.00000025 mL16per Kotak Sedang

Bilik hitung untuk menghitung sel eosinofil adalah bilik hitung Fuchs-Rosenthal ukuran seluruh bidangnya dibagi 4x4 mm2 dan tingginya 2/10 atau 0,2 mm sedangkan garis-garisnya berlainan dari bilik hitung Improved Neubauer, ini akan kita bahsa bahas di artikel yang berbeda. Setelah paham ukuran kotak, luas dan volume masing-masing dalam bilik hitung, berikut adalah rumus sederhana untuk mendapatkan hitung sel dalam bilik hitung, rumus yang kita pakai mungkin agak berbeda dengan tempat Anda belajar atau bekerja namun dasarnya sama. Anda juga harus membaca dasar pengenceran pipet thoma disini.

RUMUS :
\[ = {N \over V} \times P\]
\[ = \frac{Jumlah \ Sel}{Jumlah \ kotak \times \ (panjang \times lebar \times tinggi)} \times Pengenceran \]
Contoh :
*Dalam perhitungan Sel leukosit
\[ = \frac{Jumlah \ Sel}{Jumlah \ kotak \times \ (panjang \times lebar \times tinggi)} \times Pengenceran \]
\[ = \frac{N}{4 \times \ (1 \times 1 \times 0,1)} \times 20 \]
\[ = \frac{N}{4 \times \ 0,1} \times 20 \]
\[ = \frac{N}{0,4} \times 20 = \frac{N}{4 \over 10} \times 20 \]
\[ = N \times {10 \over \cancel{4}^1} \times {\cancel{20}^5 \over 1} = N \times 10 \times 5 \]
\[ = N \times 50 \]
Dari contoh diatas bisa kita tarik perhitungan ringkas bahwa perhitungan lekosit atau sel darah putih bisa kita ringkas dengan \[ = N \times 50 \] begitu juga perhitungan sel darah merah akan kita dapatkan \[ = N \times 10000 \]
Anda bisa memakai tools kalkulator perhitungan Hemocytometer online disini
Gambar ilustrasi bilik hitung Improved Neubauer.


Gambar ilustrasi Rumus bilik hitung Improved Neubauer.


Pustaka
  1. Gandasoebrata, 1968, Penuntun Laboratorium Klinik, Dian Rakyat, Jakarta
  2. Harsh Mohan, 2013,Pathology Practical Book, Third Edition, Jaypee Brothers Medical Publishers (P) Ltd., New Delhi.
  3. Maria Fuentes, Hemocytometer square size, URL : http://www.hemocytometer.org/2013/04/11/hemocytometer-square-size/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar