Pengecatan May Grunwald-Giemsa (MGG)

Berbagi
Print
Pendahuluan

Pewarnaan atau pengecatan May Grunwald-Giemsa (MGG) pewarnaan metachromatic dan merupakan kelompok pewarnaan Romanowsky (pewarnaan Leishman, Giemsa, MGG, Wright dan Wright-Giemsa, DiffQuik) yang pulikasikan sejak tahun 1900. MGG adalah metode standar dalam hematologi, dan telah menjadi pewarnaan rutin dalam sitopatologi diagnostik untuk berbagai sediaan yang dikeringkan dengan udara seperti kelenjar getah bening, cairan tubuh yang disentrifugasi dan bahan aspirasi jarum, Fine Needle Aspiration Cytology (FNAC). Bahkan perkembangan teknik modern seperti pencarian sel tumor 'sentinel' yang bersirkulasi dengan Isolation by Size of Epithelial Tumour cells (ISET) menggunakan MGG sebagai pewarnaannya utama untuk menunjang diagnostik.

Prinsip dari pewarnaan metode pewarnaan MGG dalam hematologi yang digunakan untuk pemeriksaan morfologi dan penghitungan diferensial sel darah. MGG mengandung alkali methylene blue (pewarna dasar), azures (juga pewarna dasar), eosin (pewarna asam) dan pewarnaan Giemsa membuat efek pewarnaan azure lebih menonjol dari semua pewarnaan komponen seluler. Pewarna dasar membawa muatan positif, ini berfungsi menodai inti sel (karena muatan negatif gugus fosfat molekul DNA dan RNA), butiran granulosit basofil dan molekul RNA dari sitoplasma sel darah putih. Eosin membawa muatan negatif, ini akan mewarnai sel darah merah dan butiran granulosit eosinofil. PH adalah faktor yang sangat penting dalam pewarnaan, jadi setiap perubahan akan menyebabkan reaksi pewarnaan yang salah. Batas pH yang paling cocok adalah antara 6,5 dan 6,8.

Komponen pengecatan MGG
Reagen May-Grunwald
Solusi stok (disimpan maksimal 2 minggu)
Eosin–methylene blue: 1.0 g
Metanol Absolute: 100 ml

Solusi kerja
May-Grunwald stock: 40 ml
Metanol Absolute: 20 ml

Pewarnaan Giemsa
Solusi stok:
Azure II—eosin: 0,6 g
Azure II: 0,16 g (inkubasi suhu 37oC, 3 jam)
Gliserin: 50 ml
Metanol Absolute: 100 ml

Solusi kerja
Giemsa stock: 10 ml
Aquadest: 90 ml (Phosphate buffer lebih bagus)

Prosedur
Persiapan alat dan bahan yaitu pewarna May-Grunwald, Giemsa, pipet dan rak pengecatan.

Langkah kerja
Membuat preparat apusan darah tipis, letakkan pada rak pengecatan biarkan kering udara. Genangi preparat apus dengan pewarna May-Grunwald biarkan selama 5 menit. Bilas dengan air mengalir selama 1 menit selanjutnya genangi dengan larutan Giemsa biarkan selama 15 menit. Bilas air mengalir selama 1 sampai 2 menit, biarkan kering udara jangan dipanaskan.

Larutan stok reagen May-Grunwald dan Giemsa juga tersedia secara komersial dari beberapa produsen. Ikuti petunjuk produsen untuk menyiapkan solusi yang berfungsi. Prosedur pewarnaan mungkin agak berbeda dan pengujian disarankan untuk hasil yang optimal.

Hasil
Inti sel terwarnai biru, sitoplasma berwarna merah jambu, dan bakteri terwarnai biru. leih lengkap untuk hasil gambaran preparat apus darah sebagai berikut :

EritrositMerah muda muda sampai coklat
LimfositBiru dengan inti ungu
EosinofilUngu biru
Granula EosinofilMerah tua
NeutrofilBiru tua sampai biru-ungu
Granula neutrofilMerah
BasofilUngu biru

Ilustrasi

Pustaka
  1. Tulipgroup, 2020, May Grunwald-Giemsa (MGG) Stain, Data on file: Microxpress®, A Division of Tulip Diagnostics (P) Ltd.
  2. Pranab Dey, 2018, Basic and Advanced Laboratory Techniques in Histopathology and Cytology, Springer Nature Singapore Pte Ltd.
  3. Leopold G. Koss, 2006, Koss’ diagnostic cytology and its histopathologic bases, Fifth Edition, Lippincott Williams ∓ Wilkins.
  4. E Piaton et al., 2015, Guidelines for May-Grunwald € –Giemsa staining in haematology and non-gynaecological cytopathology: recommendations of the French Society of Clinical Cytology (SFCC) and of the French Association for Quality Assurance in Anatomic and Cytologic Pathology (AFAQAP), John Wiley ∓ Sons Ltd.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar