Pemeriksaan Estimasi Hemoglobin (Hb) Metode Copper Sulfate (CuSO4)

Berbagi
Print

Pendahuluan


Metode Copper Sulfate (CuSO4) untuk pemeriksaan estimasi hemoglobin (Hb) darah dari berat jenisnya. Setetes darah yang bersentuhan dengan larutan tembaga sulfat dengan berat jenis 1,053 menjadi terbungkus dalam kantung copper proteinate, yang mencegah dispersi cairan atau perubahan berat jenis apa pun selama sekitar 15 detik. Berat jenis 1,053 sesuai dengan tingkat Hb 12,5 g/dL. Jika berat jenis darah lebih tinggi dari larutan, tetesan akan tenggelam dalam waktu 15 detik; jika tidak, drop akan ragu-ragu dan tetap ditangguhkan atau naik ke atas solusi. Dalam kebanyakan kasus, metode ini mampu memperkirakan Hb dalam ~0,5 g/dL, yang sebanding dengan koefisien variasi (CV) 2%.

Pemeriksaan dalam metode bukalah tes kuantitatif melainkan tes kualitatif berdasarkan berat jenis. Karena hanya menunjukkan apakah hemoglobin calon donor berada di bawah atau di atas tingkat yang dapat diterima yaitu 12,5 g/dL. Reaksi positif palsu jarang terjadi. Pendonor yang tetesan darahnya hampir selalu memiliki kadar hemoglobin yang dapat diterima. Reaksi negatif palsu terjadi cukup umum dan dapat menyebabkan penundaan yang tidak tepat. Mengukur hemoglobin dengan metode lain atau menentukan hematokrit terkadang mengungkapkan bahwa calon donor dapat diterima

Pembuatan CuSO4 specific Gravity 1,053.
Larutan stok dibuat sebagai berikut dan disimpan dalam toples atau botol.
  1. Larutkan 170 gm kristal CuS4O 5H2 O dalam 1000 ml air suling (Larutan kerja).
  2. Setiap melakukan pemeriksaan siapkan larutan segar.
  3. 51 ml larutan stok encerkan dengan aquadest/air suling 49 ml.
  4. Periksa Specific Gravity yang seharusnya 1,053. jika tidak, sesuaikan dengan menggunakan larutan stok atau air suling.

Dalam rekomendasi WHO Safe Blood and Blood Products Modul 1. Larutan CuSO4 dibedakan berat jenisnya sesuai jenis kelamin.
Larutan CuSO4 – perempuan
Larutan CuSO4 disiapkan dengan berat jenis 1,053 untuk menyaring kadar hemoglobin 12,5 g/dl atau lebih.
Larutan CuSO4 – laki-laki
Larutan CuSO4 disiapkan dengan berat jenis 1,055 untuk menyaring kadar hemoglobin 13,5 g/dl atau lebih.

Tabel estimasi berat jenis dengan konsentrasi Hb
Nomer Botol1234567
Larutan Stock (ml)49515457596164
Air Suling (ml)51494643413936
Berat Jenis1.0501.0521.0551.0581.0601.0621.065
Konsentrasi Hb (g%)8.510.512.513.514.515.517


Prosedur


Larutan Copper sulphate dengan berat jenis 1,053. Kasa/kapas steril (atau kapas alhohol), dan lanset steril sekali pakai. Wadah dengan larutan natrium hipoklorit 1% untuk membuang lanset tajam, kapiler, dan bahan bio-berbahaya (atau tempat sampah khusus). Coplin toples dengan penutup atau bisa menggunakan beker glass & tabung kapiler heparin.

Langkah kerja
  1. Ke dalam beker glass dan beri label, bersih, kering, MAsukkan larutan CuSO4 dalam jumlah yang cukup kedalam beker glass tadi, setidaknya 30 mL agar tetesannya jatuh kira-kira 3 inci. Ganti larutan setiap hari atau setelah 25 tes. Pastikan bahwa larutan homogen sebelum memulai pemeriksaan.
  2. Bersihkan tempat tusukan kulit secara menyeluruh dengan kapas alkohol.
  3. Tusuk jari dengan kuat, dekat ujung tetapi sedikit ke samping (sesuai rekomendasi pengambilan darah kapiler), dengan lanset steril sekali pakai atau sistem jarum sekali pakai pegas. Aliran darah bebas yang baik sangat penting. Jangan menekan tempat tusukan berulang kali karena ini dapat mencairkan tetesan darah dengan cairan jaringan dan menurunkan berat jenis.
  4. Kumpulkan darah dalam tabung kapiler jangan ada gelembung udara masuk ke dalam tabung.
  5. Biarkan satu tetes darah jatuh perlahan dari tabung pada ketinggian sekitar 1 cm di atas permukaan larutan CuSO4.
  6. Amati selama 15 detik.
  7. Buang lanset dan tabung kapiler dalam wadah biohazard yang sesuai. Buang kapas lakohol dengan benar.

Pembacaan hasil
Jika setetes darah tenggelam dalam waktu 15 detik (yaitu hemoglobin donor lebih dari 12,5gm/dL), donor diterima untuk donor darah. Namun, jika tetesan darah turun di tengah jalan (yaitu kadar hemoglobin kurang dari 12,5 gms/dL), dan kemudian muncul, donasi atau donor ditangguhkan.
Jika tetesan itu perlahan-lahan tenggelam, ragu-ragu dan kemudian masuk ke dasar, konfirmasikan hemoglobin donor ini.
Jika donor gagal uji CuSO4, ulangi hemoglobin dengan POCT (Point-of-care testing) yang sekarang lebih disarankan.

Ilustrasi

Pustaka


  1. Mark E. Brecher, 2005, Technical manual 15th ed, AABB (American Association of Blood Banks).
  2. CL Ghai, 2013, A Textbook of Practical Physiology Eighth Edition, Jaypee Brothers Medical Publishers.
  3. WHO, 2009, Safe Blood and Blood Products Modul 1, World Health Organization.
  4. WHO, 2002, Model Standrad Operating Procedures for Blood Transfusion Service, World Health Organization New Delhi.
  5. Chaudhary, R., Dubey, A., & Sonker, A. (2017). Techniques used for the screening of hemoglobin levels in blood donors: current insights and future directions. Journal of blood medicine, 8, 75–88. https://doi.org/10.2147/JBM.S103788

Tidak ada komentar:

Posting Komentar