Pemeriksaan Billirubin Urin Percobaan Harrison

Berbagi
Print
Biliirubin dalam urin jika dibiarkan akan menjadi biliverdin oleh oxidasi, proses tersebut dapat merpercepat jika terkena sinar matahari. Ada beberapa pemeriksaan dalam pemeriksaan billirubin yang dianjurkan salah satunya adalah percobaan horrison.

Pemeriksaan billirubin dengan percobaan horrison yaitu dengan memekatkan billirubin dalam urin diatas kertas saring. Pada kertas saring fosfat-fosfat dalam urin di persipitatkan dengan bariumclorida dan billirubin melekat pada presipitat itu. Kemduian billirubin yang telah dikumpulkan dioxidasi menjadi biliverdin yang menjadi hiujau jika ditambahkan dengan reagen foushet.

Sebelum memulai tentunya harus menyiapkan alat dan bahannya yaitu tabung reaksi ukuran 16 x 150 mm, kertas saring dibentuk bulat, corong, reagen bariumclorida (BaCl2) 10% dan reagen fouchet. Cara membuat reagen fouchet adalah asam trichloracetat 25 gram dilarutkan dalam 100 ml aquadest setelah itu ditambahkan ferrichlorida (FeCl2) 10% sebanyak 10 ml.

Prosedur pemeriksaan billirubin dengan percobaan harrison pertama masukkan 5 ml sampel urin kemudian tambahkan 5 ml larutan bariumclorida 10% campur atau homogenkan setelah itu saringlah dengan kertas saring. Setelah disaring terdapat presipitat pada kertas saring, kemudian angkatlah kertas saring dari corong.


Biarkan kertas saring beberapa lama agar agak kering, jika sudah teteskan 2 - 3 tetes reagen fouchet ke atas presipitat pada kertas saring tersebut. Kemudian amatilah presipitat, jika berubah menjadi hijou maka tes billirubin positif.

Sumber : Gandasoebrata, Penuntun Laboratorium Klinik, Dian Rakyat, Jakarta,1968

Tidak ada komentar:

Posting Komentar